by

Gong Pancasana Bogor, Warisan Tujuh Generasi Sejak Tahun 1820

PERSONAINDONESIA.COM | Bogor – Salah satu cara menjaga warisan budaya adalah menjaga keberlangsungannya melalui turun-temurun. Salah satu upaya itu seperti yang berjalan pada Pabrik Gong Pancasan di Pancasan, Bogor, Jawa Barat. Pabrik Gong ini sudah beroperasi sejak didirikan oleh Abah Pangarang pada tahun 1820. Usaha pembuatan gong ini bertahan melalui generasi-generasi selanjutnya, yaitu Bah Emang, Bah Budin, Bah Zakim, Jupri, Sukarna, hingga pada akhirnya ke generasi ketujuh, yaitu Krisna Hidayat.

Bukan hanya pemilik usaha, beberapa pekerja juga mewariskan keterampilan ini kepada anak cucu mereka. Salah satunya Surya (56), yang punya keahlian khusus di pembakaran. Surya ikut ayahnya belajar bekerja membuat gong sejak 1971 pada usia 8 tahun. Kini, anak Surya, Priatna, juga ikut bekerja membuat gong. Ia menjaga aliran udara pembakaran yang dilakukan ayahnya. Aktivitas para pekerja mulai sejak subuh. Mereka mulai mengolah bahan baku campuran tembaga dan kuningan.

Pilihan bahan baku ini untuk menghasilkan kualitas suara dan produk yang baik dan bisa tahan lama. Bukan hanya bahan baku, bengkel kerja pun memerlukan suasana temaram dan seminim mungkin cahaya agar bisa melihat intensitas warna bara tertentu yang menghasilkan kualitas prima dari hasil kerja mereka.

Kombinasi pengetahuan ilmu kerja, peralatan tradisional dan teknologi penunjang terkini, serta keahlian yang mumpuni membuat produk mereka tersebar di sejumlah penjuru Nusantara, seperti Sumatera, Sulawesi, Banten, Bali, Kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, dan juga manca negara, terutama Eropa serta Amerika.

Gong merupakan alat musik tradisional yang penting. Sebagai penjaga irama, gong memiliki fungsi sebagai pembuka, penegas, dan penutup. Tak hanya itu, alat musik yang diperkirakan sudah mulai dikenal sejak 500-100 sebelum Masehi ini juga memiliki nilai filosofi tinggi sebagai pertanda simbol gaung suara keagungan semestaraya.**

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed